Survey Pohon Langka Mursala bersama Mahasiswa Fakultas Kehutanan USU
perjalanan mulai dari tanggal 12 mei sampai dengan 28 mei 2024
Penandatanganan Mou FPLI dengan USU
dilaksanakan di gedung kerjasama rektorat USU
Kuliah Umum Pohon Langka di Fakultas Kehutanan USU
Dilaksanakan di kampus II Kwala Bekala, USU pada tanggal 8 mei 2024
Narasumber Prof. Dr. Tukirin Partomihardjo dan Dr. Iyan Robiansyah
FPLI Libatkan Mahasiswa Fakultas kehutanan USU Menelusuri Pohon Langka Mursala
Judul Penelitian di Pulau Mursala:
Studi autekologi Resak (Vaticavenulosa subsp. simalurensis) pohon terancam Kepunahan di pulau mursala Indira Laksmi 201201176
Pembimbing: Dr Nelly Anna, S.Hut., M.Si dan Enggal Primananda, M.Sc.
Studi autekologi Lagan Bras (Dipterocarpus cinereus) pohon Endemik terancam Kepunahan di pulau mursala Hazrikal
Pembimbing: Dr Nelly Anna, S.Hut., M.Si dan Arief Hamidi, M.Si
Studi autekologi Resak Minyak (Hopea bancana) pohon Endemik terancam Kepunahan di pulau mursala Baginda
Pembimbing: Dr Nelly Anna, S.Hut., M.Si dan Dr. Iyan Robiansyah
Inventarisasi anggrek di pulau Mursala Fabiano Sihombing
Pembimbing: Wendy A. Mustaqim
Di akhir kegiatan, sebagai tanda cinta kasih terhadap lestarinya jenis-jenis pohon langka, endemik, maupun terancam punah, seluruh peserta, panitia, dan narasumber melakukan penanaman pohon langka, sekaligus sebagai salah satu rangkaian program tanam pohon langka serentak dari Forum Pohon Langka Indonesia.
FGD Pohon Langka Pulau Mursala 2024
Dilaksanakan di Medan
Pelatihan Identifikasi dan Metode Pengambilan Data Pohon Langka di Fakultas Kehutanan USU: Persiapan Menuju Ekspedisi Pulau Mursala
Sebanyak 24 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan staf Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) mengikuti pelatihan identifikasi pohon dan metode pengambilan data pohon langka, yang diselenggarakan sebagai persiapan awal sebelum pelaksanaan ekspedisi konservasi ke Pulau Mursala pada Juli 2024.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan I dan Ketua Program Studi Kehutanan, yang menyampaikan pentingnya pelatihan ini sebagai bentuk penguatan kapasitas akademik dan keterlibatan mahasiswa dalam riset berbasis konservasi.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber ahli di bidang botani dan konservasi hutan:
- Mas Wendy, yang menyampaikan materi tentang identifikasi tumbuhan dan ciri-ciri morfologi penting dalam klasifikasi pohon langka.
- Dr. Iyan Robiansyah, yang memberikan pelatihan teknis tentang metode pengambilan data lapangan pada spesies pohon langka, termasuk studi autekologi dan pengukuran habitat.
Pada hari kedua, peserta melakukan praktik langsung pembuatan herbarium di Arboretum USU, sebagai bagian dari pelatihan dokumentasi ilmiah tumbuhan.
Menariknya, dalam sesi penutupan, pihak Forum Pelestari Lingkungan Indonesia (FPLI) membuka peluang bagi mahasiswa untuk bergabung dalam ekspedisi lapangan di Pulau Mursala, sekaligus menawarkan topik skripsi yang relevan dengan pohon langka dan tumbuhan endemik yang terancam punah. Hasilnya, enam mahasiswa resmi bergabung untuk mengambil skripsi berbasis riset konservasi.
Adapun topik dan peserta skripsi yang terlibat adalah:
- Indira Laksmi: Studi Autekologi Resak (Vatica venulosa subsp. simalurensis), Pohon Terancam Kepunahan di Pulau Mursala, Pembimbing: Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Enggal Primananda, M.Sc.
- Hazrikal: Studi Autekologi Lagan Bras (Dipterocarpus cinereus), Pohon Endemik Terancam Kepunahan di Pulau Mursala Pembimbing: Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Arief Hamidi, M.Si
- Baginda: Studi Autekologi Resak Minyak (Hopea bancana), Pohon Endemik Terancam Kepunahan di Pulau Mursala, Pembimbing: Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Dr. Iyan Robiansyah
- Putri Wulandari: Plot permanen Pohon endemik pulau Mursala Hopea bancana Pembimbing Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Dr. Iyan Robiansyah
- Fabiano Sihombing: Inventarisasi Anggrek di Pulau Mursala: Pembimbing: Wendy A. Mustaqim
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari integrasi pendidikan, penelitian, dan aksi konservasi nyata, sekaligus membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya perlindungan spesies endemik Indonesia yang kini semakin terancam.
Capasity Building Fahutan UNIKU: Membangun Konservasi di Batas Propinsi
FPLI memulai kegiatan di tahun 2024 dengan mengembangkan program konservasi ekosistem pohon langka berbasis masyarakat dan stakeholder, yang bertujuan membuka jalan gotong royong dari seluruh komponen pemangku kepentingan yang disekitarnya menjadi habitat pohon langka. Pada tahun 2021 FPLI sudah mengawali dengan menyelenggarakan FGD pohon langka di Brebes Jawa Tengah, dimana salah satu topik yang disepakati adalah menjaga keutuhan habitat pohon langka melalui konservasi berbasis masyarakat dan stakeholder.
Mitra FPLI adalah Mahasiswa Fakultas kehutanan Universitas Kuningan (UNIKU), kelompok Tani Hutan Capar, serta Kelompok Tani dan Konservasi Tilu Daun, dimana ketiganya adalah penggerak konservasi yang memiliki visi besar mempertahankan kelestarian ekosistem bukit pambarisan. Ekosistem bukit pambarisan merupakan bentang alam perbukitan yang tersambung dari Kabupaten Brebes, Kabupaten Cilacap (Jawa Tengah) Kabupaten Kuningan, sampai Kabupaten Ciamis (Jawa Barat). Lokasinya terletak di perbatasan propinsi jawa Barat dan Propinsi Jawa Tengah, sehingga menjadi Kawasan sangat penting sebagai habitat fauna dan flora. Catatan dari Mahasiswa kehutanan UNIKU dan kelompok tani konservasi Tilu Daun mengungkap bukit pambarisan di gunung Tilu sebagai habitat alami pohon langka terancam kepunahan seperti Vatica javanica subs. javanica, Castanopsis argentea, dan Dipterocarpus retusus dan merupakan rumah bagi fauna seperti Macan Tutul Jawa, Elang Jawa, Julang Emas, Rangkong Badak, Lutung Jawa, surili, Kera Ekor Panjang, Trenggiling, dan Landak Jawa.
Salah satu program yang digagas oleh Forum pohon Langka Indonesia adalah melindungi habitat pohon langka melalui perlindungan ekosistem dan membangkitkan nilai kawasan sebagai ekowisata berbasis masyarakat, dengan menyuguhkan landscape keindahan alam dan kenakaragaman hayati sebagai objek utamanya. Proses menuju cita-cita besar itu, perlu dilengkapi dengan peningkatan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan baik dari aspek pemahaman pohon langka dilengkapi dengan pemahaman fauna, aspek pengelolaan, hingga aspek sumberdaya manusia, sehingga program besar yang digagas dapat ditempuh satu per satu.
Dilaksanakan pada Rabu, 17 Januari 2024 bertempat di Universitas Kuningan, Jawa Barat.
Materi I: Profil Kawasan Gunung Tilu: Kelompok Tani Hutan Tilu Daun
Materi II: Kondisi terkini konservasi Pohon Langka Indonesia di Indonesia serta asesmen status Konservasinya disampaikan oleh Dr. Iyan Robiansyah
Materi III: Konservasi Fauna Karnivor Jawa disampaikan oleh Didik Raharjono
Materi IV: Wildlife Photography disampaikan oleh Ignatius Dwi Wardhana
Materi V: Membangun Ecoturism, memanfaatkan nilai keanekaragaman hayati disuatu Kawasan disampaikan oleh Nurdin Razak
Penanaman Koleksi Pohon Langka di Demplot Arboretum KHDTK UNS Surakarta “Biodiv Conserve Biodiversity x FPLI”
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian keanekaragaman hayati, Kelompok Studi Biodiv Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bekerja sama dengan Forum Pelestari Lingkungan Indonesia (FPLI) menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon langka bertajuk “Biodiv Conserve Biodiversity x FPLI”, yang dilaksanakan pada 17 Desember 2023 di demplot arboretum Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UNS Surakarta.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya koleksi spesies langka di area arboretum sekaligus memperkuat peran KHDTK sebagai pusat konservasi pendidikan dan riset ekologi tropis. Penanaman dilakukan secara partisipatif oleh mahasiswa, dosen, dan pegiat lingkungan.
Adapun 7 jenis pohon langka dan endemik yang ditanam, antara lain:
- Sarangan (Castanopsis argentea) – pohon hutan pegunungan yang semakin jarang ditemukan.
- Resak Brebes (Vatica javanica) – salah satu jenis Dipterocarpaceae endemik Pulau Jawa.
- Eboni (Diospyros celebica) – kayu hitam khas Sulawesi dengan nilai ekonomi tinggi.
- Gaharu (Aquilaria malaccensis) – penghasil resin aromatik yang terancam punah.
- Belangeran (Shorea balangeran) – spesies khas lahan gambut yang juga memiliki nilai ekologis tinggi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif kolaboratif antara akademisi dan organisasi lingkungan dalam mendorong konservasi berbasis kampus, yang tidak hanya memperkuat fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian spesies pohon langka yang kini menghadapi tekanan ekologis serius.
Melalui kegiatan ini, Biodiv UNS dan FPLI menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merawat dan menjaga warisan hayati bangsa untuk generasi mendatang.